Cerita Abah Toyib, Sejarah dan Arti Nama Jakabaring, Bekas Persembunyiannya

Amar
Senin, 7 Januari 2019 15:10:55
Kawasan Jakabaring dilihat dari udara

PALEMBANG, KANALSUMATERA.com - Kawasan Jakabaring, kini menjadi tempat yang populer dan terkenal. Jakabaring bukan hanya dikenal oleh masyarakat Sumsel dan Indonesia, tetapi juga mancanegara.

Karena di Jakabaring banyak berdiri fasilitas cukup lengkap untuk pertandingan olahraga kelas dunia. Namun, banyak orang yang tidak tahu bila Jakabaring dahulu merupakan hutan belantara dan rawa.

Sesepuh Palembang HM Thoyib Akib atau akrab disapa Abah Toyib tahu betul, bisa terbentuknya wilayah Jakabaring. Menurut Abah, Jakabaring dibentuk sebagai daerah pengembangan sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2004.

Pengembangan waktu itu dikepalai Ir Muslimi dan H Eddy Santana Putra yang merupakan mantan Walikota Palembang dua periode.

"Pembebasan Jakabaring melalui Reklamasi. Aku tahu betul, berapa banyak tanah milik masyarakat yang ganti rugi."

"Karena, saat itu aku juga ikut dalam tim untuk pembebasan lahan di Jakabaring," ujar Abah.

Pembebasan lahan, dilakukan dengan membayar ganti rugi.

Karena, saat itu lahan yang ada di Jakabaring kebanyakan dimiliki masyarakat asal OI dan OKI.

Usai pembebasan, para pemilik tanah memutuskan untuk bermigrasi ke wilayah Jalur Banyuasin.

Lahan yang sudah dibebaskan, mulai dilakukan penataan dan beberapa proyek akan dibangun.

Seiring berjalannya waktu, wilayah Jakabaring kian hari kian berkembang.

"Nama Jakabaring itu awalnya Jaka Pring. Artinya Jaka itu lelaki yang kuat, sedangkan Pring itu bambu sebatang."

"Aku tidak tahu pasti, kenapa bisa muncul nama Jakabaring. Kalau menurut aku munculnya nama Jakabaring itu hanya untuk mempermudah penyebutan saja," ungkap Abah.

Abah yang merupakan jawara Palembang juga menceritakan, wilayah Jakabaring yang saat itu merupakan hutan belantara menjadi tempatnya untuk bersembunyi.

Selain itu, di Jakabaring juga sangat sering di datangi orang untuk memancing.

Sekarang, banyak yang mengaku bila di wilayah Jakabaring tanah mereka.
Padahal, lahan yang ada di Jakabaring setelah di bebaskan, banyak juga yang terbengkalai. Sehingga, banyak masyarakat memanfaatkannya.

"Banyak orang yang mengaku memiliki tanah di Jakabaring tetapi ada juga yang dimanfaatkan masyarakat. Itu tidak salah, karena banyak lahannya terbengkalai. Padahal, itu semua milik pemerintah," pungkas Abah.tr/ks

Lainnya
Syahrul Aidi Minta Kepala Daerah Bersinergi Dengan Balai Perwakilan Kementerian di Riau
Syahrul Aidi Minta Kepala Daerah Bersinergi Dengan Balai Perwakilan Kementerian di Riau
Zivana `Bintang Pantura 4` Bakal Meriahkan Pembukaan Li
Haji Debarkasi Padang Meninggal Di Tanah Suci Jadi 13 O
Polres Madina Amankan Delapan Bal Ganja Kering
Olahraga
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61
Ribuan Penonton Hadiri Final Piala Dunia Kuok yang ke-61
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In