Menghebohkan..! Ornamen Jalan Mirip Salib Ada di Depan Balai Kota Surakarta, Bakal Didemo Warga

Mawardi Tombang
Kamis, 17 Januari 2019 19:21:13
Penampakan mosaik jalan di Solo yang disebut mirip Salib (Foto: Dok. Diskominfo Kota Surakarta).

KANALSUMATERA.com - Adanya pemasangan ornamen di jalan depan balai kota Surakarta yang dianggap mirip salib menghebohkan warga Surakarta. Untuk itu Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS) akan menggelar aksi demo di kantor Balai Kota Surakarta, Jum'at (18/1/2019).

Juru bicara DSKS Endro Sudarsono mengatakan desain ornamen jalan itu cukup meresahkan. "Banyak masyarakat yang mempertanyakan kemiripan desain ornamen jalan itu dengan bentuk salib," katanya, Kamis 17 Januari 2019. Masalah tersebut menurutnya juga banyak dibicarakan di media sosial.

Proyek penataan Jalan Jenderal Sudirman di depan balai kota itu baru selesai akhir tahun kemarin. Tahun ini peroyek itu berlanjut ke sebelah selatan hingga Bundaran Gladak. Dalam proyek itu, Pemerintah Kota Surakarta membongkar aspal jalan dan menggantinya dengan batu andesit dan paving.

Menurut Endro, selama beberapa hari masyarakat tidak melihat adanya hal yang menonjol dari proyek yang baru setengah jadi itu. "Tapi setelah difoto melalui udara, terdapat simbol yang berbentuk mirip salib," katanya. Simbol itu muncul melalui penataan paving berwarna di sekitar Tugu Pamandengan.

Baca: 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin

Dia menyebut bahwa masyarakat akan meminta penjelasan kepada pemerintah mengenai desain tersebut. "Ornamen itu terletak tepat di titik nol kilometer Kota Surakarta yang notabene adalah tempat bersejarah," katanya. Apalagi, Jenderal Sudirman yang menjadi nama jalan itu merupakan tokoh besar yang juga berasal dari kalangan Muhammadiyah.

"Kami menuntut agar pembangunan yang dilakukan jangan sampai menimbulkan polemik," katanya. Dia meminta pemerintah mengevaluasi serta mengganti ornamen warna jalan itu sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat.

Pejabat Pembuat Komitme (PPK) dalam proyek tersebut, Taufan Basuki berharap masyarakat tidak salah persepsi dalam melihat desain ornamen itu. "Harus melihat keseluruhan desain," katanya. Menurutnya, kesan bentuk mirip salib itu muncul lantaran proyek belum selesai secara keseluruhan.

Menurut Taufan, pihaknya mendesain sebuah simbol mata angin melalui ornamen itu. "Terinspirasi dari filosofi kerajaan Islam Keraton kasunanan Surakarta yang membentang dari Bangsal Pagelaran hingga Tugu Pamandengan," katanya.



Terkait
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lainnya
Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto Ditutup dan Polisi Perketat Pengamanan
Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto Ditutup dan Polisi Perketat Pengamanan
Saat Launching Forum DPR RI, Syahrul Aidi Tawarkan Kerj
New Carry Pick Up Dominasi Segmen Kendaraan Niaga Ringa
Semakin Banyak Hafiz, Sumut Semakin Bermartabat
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung