Seluruh Tempat Hiburan Malam di Jemaja akan Ditutup Bupati Anambas

Amar
Kamis, 10 Januari 2019 22:35:02
Rapat forkompinda Anambas

ANAMBAS, KANALSUMATERA.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan menutup seluruh tempat hiburan malam (THM) yang ada di wilayah Kecamatan Jemaja.

Tindakan tersebut dilakukan berdasarkan adanya permintaan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat yang resah terhadap aktivitas keberadaan tempat hiburan malam.

“Seluruh tempat hiburan malam akan segera ditutup sepanjang menunggu proses perizinannya dari pemerintah daerah,” kata Bupati Anambas, Abdul Haris dalam Rapat Koordinasi (Rakor) ketertiban masyarakat terkait tempat hiburan malam di aula kantor Kecamatan Jemaja, Rabu (9/1/2019).

Rakor itu juga menghasilkan keputusan pembentukan tim Kecamatan Jemaja oleh Bupati yang berguna untuk memantau tempat hiburan malam dan masuknya minuman beralkohol ke wilayah Jemaja.

Baca: 995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin

Kemudian, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Anambas juga diinstruksikan untuk dapat menginventarisasi pendatang yang tidak jelas pekerjaannya di wilayah Kecamatan Jemaja.

“Saya harap TNI, Polri dan Satpol PP mendukung kegiatan tim Kecamatan Jemaja ini nantinya,” pinta Bupati.

Sebelum menghasilkan sebuah keputusan, tokoh agama Jemaja yang bernama A. Gafar meminta kepada pemerintah daerah, TNI dan Polri untuk menutup tempat hiburan malam.

Ia mengharapkan seluruh tempat hiburan malam di Jemaja ditutup selamanya, bukan hanya bersifat sementara.

Baca: Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar

“Karena tidak sesuai norma agama dan dapat menyebarkan penyakit kelamin di wilayah Jemaja,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan tokoh masyarakat Jemaja, H. Syamsul Bahri. Menurut dia keberadaan tempat hiburan malam telah meresahkan masyarakat.

“Berisik tengah malam, orang mabuk, penyewaan perempuan serta perjudian karena ini satu paket. Untuk itu wajib ditutup,” tegasnya.

Ketua MUI Jemaja, Amran pada kesempatan itu mendukung langkah penutupan tempat hiburan malam. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat termasuk pemerintah daerah serta TNI dan Polri sepakat untuk menutupnya.

Baca: Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik Periksa Semua Pihak

Sebab kata dia, saat ini dampaknya telah meluas. Sehingga ada riak-riak menyatakan tidak setuju dengan membawa dalil-dalil yang mereka buat.

“Maka dari itu MUI Jemaja berharap Bupati dapat mengeluarkan sikap tegas menutup tempat hiburan malam ini,” ujarnya.

MUI juga meminta aparat dapat memonitor dan memperketat masuknya minuman beralkohol ke Jemaja. “Harus ada larangan tegas supaya masyarakat tidak mudah mendapatkan minuman beralkohol,” tandasnya.

Rakor ini dihadiri oleh Bupati Anambas H. Abdul Haris, Asisten 1 Zukhrin, Kasatpol PP Anambas Zairin, Camat Jemaja Abdullah Sani, Danposal Jemaja Letda Arif Budiman, Kapolsek Jemaja AKP Feri Kuswanto, Babinsa Letung Serma Tando, Ketua MUI Jemaja Amran, LAM Anambas, MUI Anambas, KNPI Jemaja dan 50 orang perwakilan masyarakat Jemaja.mad/ks



Lainnya
Motor Listrik Nasional, Momentum Reindustrialisasi Ekonomi Dalam Negeri
Motor Listrik Nasional, Momentum Reindustrialisasi Ekonomi Dalam Negeri
Mengenal Eddy Hiariej, Wakil Menteri Hukum dan HAM Pili
JK Bantah Militer Masuk Kementerian Sebagai Dwifungsi T
Jamu Barcelona Dini Hari Nanti, Zanetti Berharap Messi
Politik
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PKS Buka Suara soal Wacana Syarat Capres Minimal Dua Fraksi
PDIP Respons Wacana Capres Minimal Didukung Dua Fraksi
Zulhas Tak Mau Nyapres 2029, PAN Tegaskan Tetap Dukung
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad