Kapolda Banten Ungkap Kendala Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Kanama
Rabu, 9 September 2026 19:48:05

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Upaya pencarian lima jurnalis yang hilang kontak saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda masih menghadapi kendala. Cuaca buruk, angin kencang, dan gelombang laut setinggi hingga dua meter menjadi tantangan bagi tim SAR gabungan. Rabu (09/09/2026).

Kapolda Banten Irjen Hengki mengatakan, hingga hari kedua pencarian, keberadaan lima jurnalis bersama sejumlah orang lainnya yang berada dalam satu speedboat belum ditemukan.

"Tim masih berada di lapangan dan terus kami monitor. Kondisi cuaca, angin cukup kencang dan gelombang sekitar satu sampai dua meter. Kami terus memantau perkembangan pencarian dari posko di Carita," kata Hengki.

Baca: SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Drone Termal Disiapkan

Operasi pencarian pada hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WIB. Tim gabungan mengerahkan sekitar 250 personel yang dibagi ke dalam lima titik pencarian untuk menyisir wilayah perairan Selat Sunda.

Kondisi laut menjadi salah satu faktor yang membuat proses penyisiran harus dilakukan secara hati-hati. Tim terus memantau perkembangan cuaca sekaligus memperluas area pencarian berdasarkan informasi mengenai lokasi terakhir rombongan.

Hengki juga meminta masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Selat Sunda ikut membantu memberikan informasi apabila menemukan benda mencurigakan atau benda terapung.

"Apabila masyarakat atau nelayan menemukan benda-benda mencurigakan atau benda yang terapung di laut, segera informasikan kepada petugas atau posko kami yang berada di Carita. Informasi tersebut akan membantu tim untuk segera melakukan pengecekan dan langkah pencarian," ujar Hengki.

Polisi menyatakan operasi pencarian akan diperluas apabila hingga berakhirnya pencarian hari kedua belum ditemukan petunjuk mengenai keberadaan para korban.

"Nanti kita update lagi sampai dengan nanti malam. Sudah berakhirnya hari kedua akan di-update. Kalau belum ada titik yang ada, maka mungkin nanti akan diperluas ke lebih area yang lebih luas lagi," katanya.

Berangkat Liputan Aktivitas Anak Krakatau

Lima jurnalis tersebut dilaporkan hilang kontak ketika berada di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mereka sebelumnya berangkat menggunakan speedboat untuk meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Rombongan diketahui bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (07/09/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Komunikasi terakhir dengan rombongan tercatat pada pukul 15.04 WIB. Sebelumnya, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB.

Setelah komunikasi terputus, tim SAR gabungan bergerak melakukan pencarian berdasarkan titik terakhir keberadaan rombongan.

Adapun delapan orang yang berada dalam speedboat tersebut terdiri dari lima jurnalis dan tiga orang lainnya, yakni:

Warta (55), kapten kapal

Surakman (60), ABK

Heriyanto (49), guide

M Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara

Ari Basuki, jurnalis Merdeka

Yudhis, jurnalis iNews

Daus, jurnalis Anadolu

Donal, jurnalis lepas (freelance)

Hingga perkembangan terakhir, tim SAR masih melakukan penyisiran di sejumlah wilayah sekitar Anak Krakatau. Kondisi cuaca dan tinggi gelombang menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan operasi pencarian. (SM)



Lainnya
DPRD Riau Dorong Bapenda Masifkan Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan
DPRD Riau Dorong Bapenda Masifkan Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan
Kunjungan ke Luar Negeri Dipersoalkan, Ini Penjelasan G
Tarif Bagasi Lion Air Makin Mahal
Tingkatkan PAD, DLHK PekanbaruSosialisasi Retribusi sam
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Ridho Rahmadi dan Taufik Hidayat Mundur, Partai Ummat Masuk Masa Transisi Kepemimpinan
Elektabilitas Eisenkot Ungguli Netanyahu, Partai Smotri
Survei Median: KDM Tembus 19,8 Persen, Elektabilitas Gi
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
PISA 2025: Skor Literasi dan Sains Indonesia Naik, Akses Pendidikan Capai 90 Persen
Lintas Angkatan Bersatu, Reuni IKA SMPN 10/09 Harapan R
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk P
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik