5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Ini Kronologi dan Upaya SAR

Kanama
Kamis, 10 September 2026 11:27:54

KANALSUMATERA.com - JAKARTA — Lima jurnalis bersama tiga orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian setelah speedboat yang membawa mereka hilang kontak saat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Kamis (10/09/2026).

Rombongan tersebut berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin, 7 September 2026. Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik yang terjadi di wilayah tersebut.

Informasi dari Basarnas Banten menyebutkan, rombongan berangkat sekitar pukul 14.00 WIB menggunakan speedboat. Di dalam kapal terdapat delapan orang, terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru.

Baca: Dua Jasad Kembali Ditemukan di Pesisir Seruyan, Total 9 Jenazah

Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu Agency, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas. Sementara tiga kru terdiri atas nakhoda, ABK, dan seorang pemandu.

Sempat Kirim Lokasi Sebelum Hilang Kontak

Baca: Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Keluarga Minta SAR Periksa Pulau Sertung

Perjalanan rombongan awalnya berlangsung normal. Sekitar pukul 14.42 WIB, salah seorang jurnalis masih sempat berkomunikasi dengan rekannya di Lampung.

Dalam komunikasi tersebut, lokasi rombongan juga sempat dibagikan. Posisi terakhir berada di antara kawasan Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Namun, sekitar pukul 15.04 WIB, komunikasi dengan rombongan terputus. Sejak saat itu, keberadaan speedboat beserta delapan orang di dalamnya tidak diketahui.

Baca: Kapolda Banten Ungkap Kendala Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan tim SAR langsung melakukan penelusuran setelah menerima laporan hilang kontak.

"Komunikasi terakhir Korban dengan jurnalis Lampung atas nama Abay bahwa pada pukul 14.42 (07/09/26) mengirim share location terakhir dan pada pukul 15.04 terjadi hilang kontak. Sampai berita ini dilaporkan, korban belum ditemukan," katanya.

Baca: SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Drone Termal Disiapkan

Sempat Dikabarkan Berada di Sekitar Anak Krakatau

Petunjuk lain diperoleh tim SAR dari komunikasi dengan istri pemandu yang ikut dalam perjalanan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, rombongan diperkirakan telah berada di sekitar Gunung Anak Krakatau pada Senin sore.

"Informasi yang kami dapatkan setelah kami gali dari seorang istri guide yang ikut serta di speedboat tersebut, pada pukul 18.13 WIB kemarin itu mereka sudah di posisi sekitar Gunung Anak Krakatau," kata Al Amrad.

Tim SAR kemudian melakukan penyisiran di sejumlah wilayah yang diperkirakan menjadi jalur perjalanan rombongan. Namun, pencarian hari pertama belum menemukan kapal maupun para penumpangnya.

"Dan pada pukul 18.15 WIB tadi, itu tim kami sudah balik dari lokasi dan melakukan pencarian sampai dengan Pulau Krakatau dan Pulau Panjang, dengan hasil sampai saat ini masih nihil," ujarnya.

Pencarian Diperluas, Delapan Orang Masih Dicari

Memasuki hari kedua operasi SAR pada Rabu, 9 September 2026, pencarian diperluas. Tim gabungan membagi wilayah operasi ke sejumlah sektor untuk meningkatkan peluang menemukan keberadaan rombongan.

Basarnas mengerahkan berbagai unsur dan peralatan pencarian, termasuk kapal SAR, RIB, unsur kepolisian serta dukungan dari TNI AL. Pencarian juga mempertimbangkan kondisi perairan dan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih menjadi kawasan berisiko.

"Hari kedua ini kami memperluas area pencarian dengan membagi tim menjadi beberapa SRU di sejumlah sektor. Seluruh sarana dan unsur yang terlibat kami optimalkan untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian," kata Al Amrad.

Sementara itu, pemilik speedboat menyebut kapal yang digunakan rombongan dalam kondisi layak berlayar dan membawa perlengkapan keselamatan berupa jaket pelampung. Namun, kapal tersebut disebut mengandalkan telepon seluler untuk komunikasi.

"Enggak ada. Kita hanya dari handphone saja," kata pemilik kapal, Sandi Wiyasa.

Hingga perkembangan terakhir, lima jurnalis dan tiga kru speedboat masih belum ditemukan. Operasi SAR terus dilakukan dengan memperluas wilayah penyisiran di perairan Selat Sunda.

Tim gabungan masih berupaya menemukan titik keberadaan kapal dan memastikan kondisi seluruh penumpang yang hilang kontak tersebut. (SM)



Lainnya
Syahrul Aidi Buka Rumah Aspirasi, Targetkan Wadah Pengembangan Komunitas dan Keahlian
Syahrul Aidi Buka Rumah Aspirasi, Targetkan Wadah Pengembangan Komunitas dan Keahlian
Bupati Bengkalis Terima Laporan Reses Ke-III Anggota DP
IKA Rohil Dumai Kompak Pilih Paslon Suwai, Bantah Isu P
Temukan Warga Pekanbaru Sakit Parah, Ketua Karang Tarun
Pendidikan
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Syahrul Aidi Maazat Tekankan Kemandirian Ekonomi dan Transformasi Kurikulum Pesantren di Kampar
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia
Bukan Rapat Kabinet, Prabowo Kumpulkan Menteri di Bogor untuk Jamuan Wakil PM Rusia
Karhutla Berulang Tiap Tahun, Syahrul Aidi Dorong TNI J
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ri